MATRIK

 

Nama            : Annyda Dyah Kusuma

NIM              : 202231029

Kelas             : A

Prodi              : Teknik Informatika

Mata Kuliah   : Aljabar Linear



 MATRIK

rangkuman materi tanggal 6/10/2022

 

Matrik adalah susunan bilangan real (kompleks) berbentuk empat persegi panjang yang dibatasi oleh tanda kurung.

Matrik ditulis dengan :


 

Istilah-istilah yang ada dalam matrik :

  1. Lambang matrik menggunakan huruf besar, contoh : A, B, C
  2. Lambang elemen matrik menggunakan huruf kecil, contoh : a, b, c
  3. Bagian mendatar dari matrik disebut baris
  4. Bagian tegak dari matrik disebut kolom
  5. Indeks-l menyatakan baris matrik, Indeks-j menyatakan kolom matrik
  6. Jumlah baris dinyatakan dengan m, sedangkan jumlah kolom dinyatakan dengan n
  7. Ukuran Matrik disebut ordo, contoh : 2x2, 3x3, (mxn)



Jenis-Jenis Matrik


Matrik Bujur Sangkar

Sebuah matrik dikatakan matrik bujur sangkar apabila jumlah baris dan jumlah kolomnya sama.

Contoh :


Matrik Segitiga Atas

Sebuah matrik dikatakan matrik segitiga atas apabila matrik tersebut merupakan matrik bujur sangkar dimana semua elemen di bawah diagonal utama adalah 0
Contoh :

 


Matrik Segitiga Bawah

Sebuah matrik dikatakan matrik segitiga bawah apabila matrik tersebut merupakan matrik bujur sangkar dimana semua elemen di atas diagonal utama adalah 0
Contoh :


Matrik Diagonal

Sebuah matrik dikatakan matrik diagonal apabila matrik tersebut merupakan matrik bujur sangkar dimana semua elemen selain diagonal utama adalah 0 serta elemen diagonal utama tak nol.
Matrik Diagonal diberi lambang D.
Contoh :

Matrik Identitas

Sebuah matrik dikatakan matrik identitas apabila matrik tersebut merupakan matrik bujur sangkar dimana semua elemen selain diagonal utama adalah 0 serta elemen diagonal utama adalah 1.
Matrik Identitas diberi lambang I.
Contoh :



Transpose Matrik

Transpose matrik A ditulis AT adalah sebuah matrik yang diperoleh dari A dimana baris AT adalah kolom A dan kolom AT adalah baris A.
Bila A berukuran (mxn) maka AT berukuran (nxm).
Contoh :



Matrik Simetris

Sebuah matrik dikatakan matrik simetris apabila matrik tersebut merupakan matrik bujur sangkar dimana A = AT .
Contoh :


Matrik Baris

Matrik baris adalah matrik yang terdiri dari satu baris.

Contoh : A = (  1  3  4  9  )


Matrik Kolom

Matrik kolom adalah matrik yang terdiri dari satu kolom.
Contoh : 


Matrik Nol

Matrik nol adalah matrik yang setiap unsurnya adalah 0.
Matrik nol dilambangkan dengan huruf O
Contoh : 

  

Matrik Skalar

Matrik skalar adalah matrik diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama semuanya sama.
Contoh :


 

Matrik Mendatar

Matrik mendatar adalah matrik yang banyaknya baris kurang dari bayaknya kolom.
Contoh :



Matrik Tegak

Matrik tegak adalah matrik yang banyaknya kolom kurang dari banyaknya baris.
Contoh :




Matrik Skew Simetris (Anti Simetris)

Matrik skew simetri adalah matrik persegi yang apabila ditransposekan akan sama dengan negatif dari matrik semula ( AT = - A)
Syaratnya yaitu semua elemen yang berada di diagonal utama bernilai 0.
Contoh :


 


Operasi Aritmatik Matrik (1)


Kesamaan, A=B

Matrik A = [aij] dan B = [bij] dikatakan sama jika dan hanya jika :

  1. A dan B berukuran sama (ordo).
  2. Setiap elemen yang seletak, nilainya sama.

Contoh :


Perkalian dengan Skalar

Perkalian matrik dengan skalar tak nol (k) ditulis dengan kA, didefinisikan bahwa setiap elemen A dikalikan dengan konstanta tak nol (k)

Dapat dituliskan :

kA = k[aij] = [kaij]



Sifat Penjumlahan Matrik

Misal terdapat matrik A, B, C dan matrik nol O. maka :

A + B = B + A

A + ( B + C ) = ( A + B ) + C 

A + O = O + A = A

A + ( - A ) = ( - A ) + A = O


Sifat Perkalian Matrik

Misal terdapat matrik A, B, C, matrik nol O, matrik identitas I dan m,n sembarang bilangan bulat. maka :

  1. Asosiatif : (AB)C = A(BC)
  2. Distribusi kiri : A(B+C) = AB + AC
  3. Distribusi kanan : (B+C)A = BA + CA
  4. Perkalian dengan konstanta : k(AB) = (kA)B = A(kB), dimana k elemen real
  5. Perkalian dengan matrik satuan : AI = IA = A

Perkalian Matrik, AB = C

Matrik A = [aij] (m=n) dan B = [bij] (pxq) dapat dikalikan apabila jumlah kolom A dan jumlah baris B sama [n=p]
Dapat dituliskan menjadi : A(mxn)B(pxq) = C(mxq)
Bilamana, AB=C, maka matrik C = [cij] (mxq) dimana elemen cij diberikan oleh :
cij = ∑ aik bkj  = ai1b1j + ai2b2j + … + ainbnj
Contoh :


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan Populer