Inner Product, Basis Ortonormal, Proses Gram-Schmidt

Nama    : Annyda Dyah Kusuma

Kelas    : A

NIM     : 202231029

Jurusan : Teknik Informatika

Matkul  : Aljabar Linear 


Basis dan Dimensi

Inner Product, Basis Ortonormal, Proses Gram-Schmidt



BASIS

Andaikan V adalah sembarang ruang vektor dan S = {u1, u2,…,un} adalah himpunan berhingga vektor-vektor pada V, S dikatakan basis untuk ruang V jika  S bebas linier dan S membangun V





DIMENSI

Sebuah ruang vektor dikatakan berdimensi berhingga, jika ruang vektor  V mengandung sebuah himpunan berhingga vektor S = {u1, u2,…,un} yang membentuk basis. Dimensi sebuah ruang vektor V yang berdimensi berhingga didefinisikan sebagai banyaknya vektor pada basis V.

Contoh :

Misalkan S = {u1, u2,u3} dimana u1=[1,2,2]T, u2=[2,1,2]T dan u3=[1,3,3]T. Apakah S basis untuk R3.

Jawab :

Misalkan x=[x1,x2,x3] vektor di R3, bentuk kombinasi linier :

 k1u1 + k2u2 + k3u3 = x

k1 [1,2,1]T + k2[2,1,2]T + k3 [1,3,4]T = [x1,x2,x3]T

Dari kesamaan vektor dihasilkan sistem persamaan linier :

Karena solusi SPL adalah tunggal, jadi S adalah basis untuk R3.



Ruang Hasil Kali Dalam (inner product)

Sebuah hasil kali dalam (inner product) pada ruang vektor riil V adalah fungsi yang mengasosiasikan bilangan riil [u,v] dengan masing-masing pasangan vektor u dan v pada V sedemikian rupa sehingga aksioma-aksioma berikut ini :

  •  [u,v] = [v,u]                                    (aksioma simetri)
  •  [u+v,w] = [u,w] + [v,w]                 (aksioma penambahan)
  •  [ku,v] = k[u,v]                                (aksioma kehomogenan)
  •  [u,u] ≥ 0 dan [u,u] = 0 Û u=0       (aksioma kepositifan) 

Contoh :

Jika u = [u1,u2,…,un], dan v = [v1,v2,…,vn] adalah vektor-vektor pada Rn, maka :

                  [u,v] = u•v = u1v1 + u2v2 + … + unvn

adalah hasil kali dalam pada ruang Euclides Rn. Dan u dan v dikatakan ortogonal jika [u,v] = 0. Jika u ortogonal terhadap setiap vektor pada V, maka u dikatakan ortogonal terhadap V.


Basis Ortonormal

Sebuah himpunan vektor pada ruang hasil kali dalam dikatakan ortogonal jika semua pasangan vektor-vektor yang berada dalam himpunan tersebut ortogonal. Sebuah himpunan ortogonal yang setiap vektornya panjangnya 1 disebut ortonormal.

Contoh :

S={u1,u2,u3} dengan u1=[1,2,1], u2=[1,-1,1], dan u3=[1,0,-1]. Himpunan S adalah ortogonal pada R3, karena [u1,u2]=[u1,u3]=[u2,u3]=0

Catatan :

  • Jika S = {u1, u2,…,un} adalah adalah basis ortonormal untuk sebuah ruang hasil kali dalam V, dan jika x sembarang vektor di V, maka :

                   x = [x,u1]u+ [x,u2]u2 +  … + [x,un]un  

  • Misalkan V ruang hasil kali dalam dan {u1,u2,…,un} himpunan ortonormal Jika W ruang yang dibangun oleh u1,u2,…,un maka setiap vektor x dalam V dapat dinyatakan dengan : x = v + w dimana :

                   v = [v,u1]u1  + [v,u2]u2 +  … + [v,un]un   


Proses Gram-Schmidt

Setiap ruang hasil kali dalam berdimensi berhingga taknol, mempunyai sebuah basis ortonormal.

Misalkan S={u1,u2,…,un} basis untuk ruang hasil kali dalam V, algoritma  untuk menentukan ortonormal B={v1,v2,…,vn} untuk V adalah :

Langkah 1. Ambil, v1 = u1/|u1|

Langkah 2. Hitung, v2 , dengan rumus : 

Langkah 3. Hitung, v3 , dengan rumus :

Langkah 4. Hitung, vk , dengan rumus :







Komentar

Postingan Populer